Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Oktober 2012

Es Kencur dan Bakwan Kawi, UGM

Di sekitar lingkungan Masjid Kampus UGM kita bisa menjumpai berbagai jenis jajanan. Ada satu yang menarik perhatianku. Es Kencur. Jamu gitu...???!!!

Yup... ternyata bener banget. Itu adalah jamu beras kencur yang dikasih es batu. Bukan angkringan tapi gerobak kecil, bertuliskan "es kencur". Karena aku lebih menyukai jamu kunir asem, maka yang kupesan adalah es kunir asem.

Kondisi panas selepas dzuhur, sambil duduk lesehan di atas tikar, dibawah pohon rindang, minum es jamu ini... hhhmmmm.... segerrr banget, tapi berhubung perut juga kruyuk-kruyuk, aku juga memesan Bakwan Kawi yang ada disebelahnya. Bakwan Kawi dan bakwan Malang sebenernya serupa, hanya bakwan kawi yang aku temui ini, baksonya hanya 2 biji, sisanya gorengan bakwan. Tapi enak juga lho...



Harga 1 porsi bakwan kawi Rp. 6000 dan es kencurnya Rp. 2500. Buat kita2 itu harga yang standar, tidak mahal tidak juga murah, tapi karena jarang ditemui jadi asik2 aja...
So, buat kamu pecinta kuliner... cobain es kencurnya... hhhmmm... jamu yang enak dan seger serta menyehatkan... ^o^

Minggu, 15 Januari 2012

Batagor RIRI


Baso Tahu, Batagor, Siomay.... hhmm... adalah kuliner khas Bandung. Salah satu kuliner khas Bandung yang selalu diburu para pecinta kuliner adalah batagor Riri. Citarasa dari batagor Riri memang khas dan enak... tahunya empuk, bumbu kacangnya enak, pedasnya pas, pokoknya Te-O-Pe Be-Ge-Te dech.... tapi urusan harga juga lumayan mahal... hehehe... Sampe kaget waktu bayarnya (tapi sudah terlanjur pesan... ya... tetep dibayarlah... masak ga jadi).


Batagor RIRI ini letaknya di Jl. Burangrang 41 Bandung, Telp 022-7303349. Batagor Riri yang mulai membuka usahanya sejak 1985 ini, juga telah mempunyai cabang di beberapa tempat di Bandung yaitu di Paskal Hypersquare, Jl Kebon kawung, Mode Plus (Setiabudi), Level Outlet (Dago) dan Sosis Kita (Pasirkaliki). Semua cabangnya memang hanya ada di kota Bandung. Buat yang di luar Bandung??? dateng aja ke Bandung ya....

Soto Sawah Djokdja


Soto Sawah... hhhmmm... pasti ada di tengah2 sawah ^o^, kata orang tuaku dulu memang dulunya ada di sekitar areal persawahan gitu. Kebetulan orang tuaku asli Jokja, dan selama pacaran dulu, tempat makan favorit mereka.

Begitu aku diajakin makan disana ternyata memang enak lho... Lokasi warung Soto Soragan berjarak hampir satu kilometer dari selatan jalan Godean (Mirota Godean). Soto ini sudah ada sejak sekitar tahun 1960. Berada di Jalan Soragan dan masuk di Kabupaten Bantul. Soto ini adalah soto sawah yang asli yang sering disebut oleh orang-orang sebagai soto sawah. Beberapa waktu yang lalu, di sekitar Soto Sawah Bu Hadi ini berdiri warung soto lain yang juga mengambil nama soto sawah.

Selain menyediakan soto ayam dengan cita rasa khas, gurih2 cenderung agak manis gimanaaaa gitu...., soto sawah sejak beberapa tahun lalu juga menyediakan menu soto daging sapi. Masalah harga? Jangan tanya. Jogjakarta adalah ahlinya tentang makanan murah, enak, kenyang. Untuk seporsi soto ayam cukup membayar Rp 7.000,00 dan soto daging Rp 8.000,00. Untuk minuman harganya rata-rata Rp 2.000,00. Tersedia juga Sarsaparella atau yang sering disebut 'Bir Jowo' yang melengkapi nikmatnya Soto Sawah Bu Hadi.

Tapi minuman yang jadi favorit orang tuaku dan sekarang jadi favoritku dan adikku adalah es dawetnya cuma dua ribu rupiah aja.... hhhmmm... bedaaa banget ^o^

So... kalau mau berwisata kuliner di daerah Jogja... jangan lupa mampir ke soto sawah ya... ^o^

Jumat, 13 Januari 2012

Kuliner ala River Side Palembang

Lebaran kemaren tahun 2011, aku liburan ke rumah orang tua di Palembang. Di sana aku diajak menikmati kuliner khas Palembang ala resto River Side. Resto yang letaknya di sebelah benteng Kuto Besak memang pas banget dipinggir sungai musi. Makanya kita kesana pas makan malam. Katanya kalo malam minggu, di sekitar sini banyak anak2 muda pada nongkrong lho... Ga mesti di resto River Side, banyak juga angkringan2 disepanjang pinggir sungai sekitar benteng (selama masih dipinggir sungai... kita masih bisa nyebutnya "riverside" bukan?? hihihi..). Ada tempat foto2 yang seru juga ternyata.


Just info... River Side Restaurant berdiri tahun 2008 atas prakarsa beberapa pengusaha di Palembang untuk mempertahankan tradisi kuliner di kawasan Sungai Musi dalam balutan konsep yang mengedepankan kenyamanan.
Restoran ini terdiri dari beberapa areal, di antaranya Cultural Corner yang kerap digunakan untuk mengadakan event khusus, misalnya meeting atau music performance berkapasitas 350 seat dengan hamparan pemandangan langsung menghadap sungai dan jembatan Ampera.
Kemudian tersedia beberapa ruangan lain seperti Seluang, Betutu, belida, hingga Betok yang memiliki kapasitas bervariasi dan beragam fungsi. Didukung juga dengan fasilitas AC, karaoke, hingga ruang seminar atau meeting dengan kapasitas lebih dari 400 pengunjung.
Resto ini buka dari jam 07.00-23.00.

alamat River Side Restaurant

Kawasan Wisata Sungai Musi
Jl. Rumah Bari, Komplek Benteng Kuto Besak
Telp (0711) 368222 – 8389009

Resto ini terapung dipinggir sungai Musi, jadi kalo ada kapal yang lewat... hhhmmm... bergoyang2 deh... tapi itulah yang bikin putriku terngiang selalu. Selain itu pemandangan Ampera malam dengan lampu2 hiasnya menambah indah Jembatan kebanggaan Wong Kito Galo itu.





Kata papa, kuliner yang khas dari resto itu steam ikan betutu (tadinya kukira betutu itu nama unggas lho...!!!) hihihi...

Selain itu pindang ikan patinnya... hhhmmmm... nyummi sekali... secara, aku ga suka namanya ikan patin karena lemaknya banyak dan sering bau lumpur. Tapi pindang ikan patin di River Side udah bikin jatuh hati... enaaaakkkk banget... Suuueeerrrrr ^o^

Biasanya kalo ada tamu2 dari luar kota, rata2 dijamu di resto ini. Jadi urusan harga, ya.... lumayan menguras isi kantong =(

Jadi kalo tidak cukup tebal, kita juga ga berani kesana... cuma untuk pengalaman kuliner, sangat memuaskan alias tidak mengecewakan... Sebanding dengan apa yang didapatkan. So... yang belum pernah kesini, ayoooo... buruan cobain berwisata sambil berkuliner disini... dijamin ajiiib...

Selasa, 26 April 2011

Kuliner BEBEK...



Kalau kita jalan-jalan melewati Daerah Tambak, Gombong-Jawa Tengah... Jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas daerah sini... segala jenis olahan BEBEK... hihihi...

Diantara sekian banyak warung yang menyajikan kuliner BEBEK, Warung "SATE BEBEK bu QOD" adalah yang paling enak. Judul warungnya sih warung SATE, cuma disini ada bebek goreng, bebek bakar, tongseng bebek, gule bebek, dan macam2 olahan bebek.

Warung Sate ini terletak tepat didepan kantor Kecamatan Tambak. Kalau kita dari arah Yogyakarta, warung ini ada di sebelah kiri jalan dan sebaliknya jika kita dari arah Purwokerto atau Bandung terletak di sebelah kanan jalan.

Biasanya daging olahan bebek agak alot... (kalo orang Jawa bilang... daginge uleeet...) tapi di Warung bu QOD ini daging bebeknya sangat empuk, putri saya yang baru berumur 1 tahun saja bisa ikut menikmatinya lho... hehehehe...

Pokoknya ga da ruginya mampir ke sini, harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Harga 1 porsi sate bebek 10ribu, semangkuk gule atau tongseng bebek 7500. So... jangan lupa mampir ya.... hehehe... jadi promosi.... ^o^


Jumat, 22 Oktober 2010

Sroto Ajibarang

Sroto adalah sebutan untuk Soto khusus daerah Purwokerto dan Banyumas (kayak Coto : Makasar). Warung Sroto Ajibarang yang bercat hijau ini letaknya persis di depan BRI Ajibarang. Sejak orang tuaku muda sampe sekarang udah punya cucu, warung sroto itu ga berubah hehehe... jadi tiap ngelewatin Ajibarang pasti mampir kesana.

Yang khas dari Sroto adalah menggunakan bumbu kacang. Jadi kuah sotonya butek bukan karena santan tapi karena ada bumbu kacangnya. Semangkuk Sroto isinya lontong (bisa minta diganti nasi), toge, irisan ayam atau daging, hati-ampela, telur, soun, bawang goreng, dan kerupuk, dicampur bumbu kacang, kecap dan sambal... hhhmmmm...
Satu porsi Sroto harganya Rp 10.000,00. Tapi enak koq... Secara isinya juga lengkap hehehe...


Selasa, 21 September 2010

Yogurt BMC


BMC atau Bandoengsche Melk Centrale diambil dari bahasa Belanda yang berarti Pusat Susu kota Bandung adalah tempat makan yang dulunya andalannya susu dan yogurt. Sekarang ada berbagai macam menu dari makanan berat sampai jajanan. Di BMC tersedia Yogurt rasa Strawberry, Coklat, Anggur, Mocca. Menu favoritku kalo mampir ke BMC adalah yogurt dan Baso Tahu. Enaaaakkk banget.

BMC sendiri terletak di Jl. Aceh no. 30 Bandung. Tempatnya enak, rumah gaya Belanja yang disulap jadi cafe dan resto. Kalau jalan-jalan ke Mall Paris van Java, disana juga ada cabang dari BMC. So... jangan lupa cobain ya... =)

Pempek Lenggang, samping Maraton

Pempek... hhmmm... semua orang pasti suka pempek, makanan khas kota Palembang. Pempek sendiri banyak macamnya dari pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek adaan, pempek pistel, pempek tahu, pempek lenggang, otak-otak, dll.

Pempek Lenggang adalah pempek yang dicampur kocokan telur trus dibakar menggunakan daun pisang yang dibentuk kotak. Khusus pempek Lenggang, aku punya tempat favorit yang jadi langganan tiap datang ke Palembang. Warung pempek Lenggang ini ada di samping toko Maraton dan IP (Internasional Plaza) di Jl. Jend. Sudirman Palembang. Harga pempek Lenggang seporsi Rp. 10.000,00.

hhhmmm.... nyummii banget... jadi kepengen kesana lagi.... xixixi...

Toge Goreng (Toge Tauco)


Toge Goreng atau Geco (Toge Tauco) adalah salah satu makanan khas kota Bogor. Sebenernya togenya tidak digoreng menggunakan minyak goreng melainkan menggunakan air sedikit.

Isi dari menu toge goreng ini adalah mie kuning, tahu, ketupat, dan tentunya toge yang disiram dengan bumbu tauco. Lebih nikmat lagi jika dimakan bareng kerupuk mie (kerupuk yang bentuknya seperti mie).

Toge Goreng favoritku adalah Toge Goreng H. Inin di Jl. H. Juanda Bogor. Letaknya di lorong sebelah Hotel Royal. Toge Goreng H. Inin khas karena dimasaknya menggunakan anglo jadi enak, tapi harus maklum kalau agak lama (anglo gitu lo... ). Harga dari Toge Goreng ini Rp 10.000,00 murahkan hehehe... Jadi kalo main ke Bogor, jangan lupa untuk mampir dan nyobain Toge Gorengnya ^o^

Sabtu, 21 Agustus 2010

Es Puter Bang Udi

Sejak sekolah SMA dulu, kata orang es puter Bang Udi itu enak. Dan aku baru bisa nyobain ketika aku sudah kuliah di Bogor. Pas liburan mama ngajak untuk nyicipin es puter Bang Udi.
Ternyata.... hmmm uenak tenan, gurih, mak nyusss...
Isinya pake kacang merah sama tape singkong (peuyeum kalo kata orang sunda), berhubung aku ga begitu suka tape, aku pake kacang merah aja.
Harganya murah lho, cuma Rp 6000,00 doang.
Kalo ke Palembang, aku mampir ke warung Es Puter Bang Udi yang ada di sebelah toko Maraton dan IP (Internasional Plaza) karena akses kesana lebih gampang daripada Es Puter Bang Udi di tempat lain.