Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Dunia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2011

PETRA CITY, Yordania


Petra merupakan satu dari beberapa keajaiban dunia baru.

Petra merupakan situs arkeologi di negara Yordania, tepatnya di dataran rendah diantara gunung2 yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai teluk Aqaba (kira2 200 km dari kota Aman). Petra merupakan ibukota dari Kerajaan Nabatean.

Petra City dibangun oleh Raja Aretas IV pada tahun 9 SM - 40 M. Petra City didirikan dengan menggali, mengukir, dan memahat dinding2 batu cadas setinggi 40 m. Petra City ini mempunyai sistem pengairan yang rumit, terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota. Terdapat teknologi hidrolik untuk mengangkat air.

Petra City ini dibangun sebagai pertahanan dari musuh, badai pasir dan juga banjir mendadak.


Taj Mahal

Taj Mahal merupakan "Monumen Cinta" yang terletak di kota Agra, India, tepatnya di pinggir sungai Yamuna (kira2 190km dari New Delhi).

Taj Mahal dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Mughal V Shah Jahan, anak Jahangir untuk istri Persianya Arjumand Banu Begum yang dikenal sebagai Mumtaz-Ul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Mumtaz meninggal setelah melahirkan anak yang ke-14.

Bangunan ini dibangun oleh ustad Ahmad, seorang arsitektur Mughal ke 23 pada tahun 1630-1653.
Bangunan ini terbuat dari marmer putih dan 43 jenis batu permata termasuk Berlian, Jed, Kristal, Topaz, dan Nilam.






Sabtu, 14 Agustus 2010

Tembok Besar China

Tembok Raksasa Cina atau Tembok Besar Cina (Tionghoa Tradisional: 長城; Tionghoa Sederhana: 长城; pinyin: Chángchéng), juga dikenal di Cina dengan nama Tembok Raksasa Sepanjang 10.000 Li¹ (萬里長城; 万里长城; Wànlĭ Chángchéng) merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Republik Rakyat Cina.


Panjangnya adalah 6.400 kilometer (dari kawasan Sanhai Pass di timur hingga Lop Nur di sebelah barat) dan tingginya 8 meter dengan tujuan untuk mencegah serbuan bangsa Mongoldari Utara pada masa itu. Lebar bagian atasnya 5 m, sedangkan lebar bagian bawahnya 8 m. Setiap 180-270 m dibuat semacam menara pengintai. Tinggi menara pengintai tersebut 11-12 m.

Untuk membuat tembok raksasa ini, diperlukan waktu ratusan tahun di zaman berbagai kaisar. Semula, diperkirakan Qin Shi-huang yang memulai pembangunan tembok itu, namun menurut penelitian dan catatan literatur sejarah, tembok itu telah dibuat sebelum Dinasti Qin berdiri, tepatnya dibangun pertama kali pada Zaman Negara-negara Berperang. Kaisar Qin Shi-huang meneruskan pembangunan dan pengokohan tembok yang telah dibangun sebelumnya. Sepeninggal Qin Shi-huang, pembuatan tembok ini sempat terhenti dan baru dilanjutkan kembali di zaman Dinasti Sui, terakhir dilanjutkan lagi di zaman Dinasti Ming. Bentuk Tembok Raksasa yang sekarang kita lihat adalah hasil pembangunan dari zaman Ming tadi. Bagian dalam tembok berisi tanah yang bercampur dengan bata dan batu-batuan. Bagian atasnya dibuat jalan utama untuk pasukan berkuda Tiongkok.

Tembok Besar yang kita sebut sekarang kebanyakan adalah tembok besar yang dibangun pada Dinasti Ming yang berkuasa antara tahun 1368 dan 1644. Ujung baratnya berpangkal dari Benteng Jiayu di Provinsi Gansu Tiongkok Barat dan ujung timurnya terletak di pinggir Sungai Yalu Provinsi Liaoning Tiongkok Timur Laut setelah melewati 9 provinsi, kota dan daerah otonom sepanjang 7300 kilometer, atau sama dengan 14 ribu li Tiongkok. Dengan demikian, Tembok Besar itu disebut sebagai "tembok panjang 10 ribu li" di Tiongkok.

Sebagai kubu pertahanan, Tembok Besar dibangun dengan mengikuti jalannya puncak pegunungan. Topografi yang dilewatinya sangat rumit, antara lain, gurung pasir, padang rumput dan rawa. Untuk menyesuaikan diri dengan berbagai topografi, pelaksana pembangunan Tembok Besar menerapkan struktur yang luar biasa dan berbeda-beda. Kesemua ini menunjukkan kecerdasan nenek moyang bangsa Tionghoa.

Tembok Besar yang berliku-liku mamanjang menyusuri puncak pegunungan hampir mustahil ditaklukkan oleh musuh pada zaman kuno karena gunung dan lereng yang menjadi dasar tembok itu terlalu terjal untuk didaki.

Di sektor penting Tembok Besar, misalnya lintasan strategis, celah gunung dan perbatasan gunung dengan laut biasanya dibangun loteng gerbang besar. Loteng-loteng gerbang itu tidak hanya kelihatan megah, tapi juga mencerminkan seni arsitektur cemerlang zaman kuno Tiongkok. Sekarang sebagian loteng gerbang itu telah berubah menjadi obyek wisata, misalnya Loteng Gerbang Shanhaiguan di ujung timur Tembok Besar yang dijuluki sebagai loteng gerbang nomor satu Tiongkok dan Loteng Gerbang Juyongguan sektor Badaling Tembok Besar di sekitar Beijing.



Fungsi Tembok Besar sebagai kubu pertahanan militer sekarang sudah tidak ada lagi, namun keindahan arsitekturnya tetap sangat mengagumkan.

Keindahan Tembok Besar tercermin pada kemegahan, kekuatan dan kebesarannya. Melepas pandang dari tempat jauh ke Tembok Besar, tembok besar tinggi yang memanjang selama ribuan kilometer itu tampak serupa naga mahabesar yang menggeliang-geliut menyusuri pegunungan; jika dilihat dari jarak dekat, maka tembok itu penuh dengan daya tarik seni dengan arsitekturnya yang aneka ragam.

Tembok Besar adalah hasil jerih payah yang dibasahi keringat dan darah serta diresapi kecerdasan rakyat Tiongkok pada zaman kuno. Betapa beratnya proyek pembangunan Tembok Besar pada zaman kuno yang masih rendah tenaga produktif memang sulit dibayangkan.

Sumber : www.new7wonders.com, www.maitreya.or.id/forums, id.wikipedia.org, indonesian.cri.cn