Minggu, 07 Oktober 2012

Masjid Kampus UGM


Masjid Kampus Universitas Gajah Mada berlokasi di Kompleks Masjid Kampus UGM, Bulaksumur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281.
Just info : Masjid Kampus UGM pertama kali dibangun pada tanggal 21 Mei 1998 yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Prof. Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com (Rektor UGM saat itu) dan digunakan pertama kali pada 4 Desember 1999 atau 5 hari menjelang 1 Ramadhan 1420 H. Masjid ini mempunyai dua lantai yang mampu menampung jamaah sebanyak 10000 orang.

Masjid ini masih tercatat sebagai masjid kampus terbesar se-Asia Tenggara.
Seluruh arsitektur Masjid Kampus UGM dikerjakan oleh mahasiswa teknik arsitektur UGM. Selain ornamen yang khas, Masjid UGM juga mempunyai menara setinggi 99 meter. Tinggi menara menyesuaikan dengan asmaul husna (nama-nama Tuhan yang baik) yang berjumlah 99 nama. Dari puncak menara ini para pengunjung dapat melihat lanskap wilayah Yogyakarta.

Salah satu tempat favoritku untuk berfoto adalah dibawah lengkungan gapura. Mungkin kalo tidak terlalu siang akan bagus hasilnya. Selain itu menurutku lokasi ini cocok untuk foto prewedding... hhmmmm... Jadi pengen foto berdua ma suami disini... hihihi...

Selain dibawah gapura ini, suasana di sekeliling maupun di dalam masjidpun indah, tak heran jika banyak orang datang untuk beribadah atau hanya sekedar berfoto2 saja. hhhmmm... kalau aku jadi civitas akademika UGM, pasti sangat bangga sekali dengan adanya masjid kampus ini.

So... buat kamu yang jalan2 ke Jogja, jangan lupa mampir ke UGM ya... banyak tempat menarik buat foto2 apalagi kulinernya... Top Markotop... dan dijamin Mak Nyuuus...  




Pantai Glagah, Yogyakarta

Tanggal 21 September 2012 aku bersama keluargaku memutuskan untuk jalan2 ke Pantai. Jatuhlah pilihan kami ke Pantai Glagah, karena kebetulan memang letaknya lebih dekat dengan rumah tanteku.


Pantai Glagah yang terletak di Kalurahan Sidorejo, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo merupakan kawasan pantai yang sangat potensial untuk dikembangkan untuk berbagai keperluan. Pada pantai ini bermuara sebuah sungai besar yang bernama Kali Serang.

Lokasi wisata Pantai Glagah ini jika ditempuh dari Jogja memiliki jarak sekitar 40 kilometer. Jika dijangkau dari ibukota Kabupaten Kulon Progo, yakni Kota Wates jaraknya sekitar 15 kilometer. Akses jalan menuju lokasi wisata ini sudah bagus dan halus. Kecuali itu situasi jalan menuju objek wisata ini relatif sepi (tidak padat).

Di pantai tersebut terdapat laguna yang menjadi wisata tirta. Laguna di Pantai Glagah merupakan salah satu fenomena alam yang tidak banyak dimiliki oleh pantai-pantai lain di Indonesia. Laguna adalah semacam telaga atau danau yang diakibatkan oleh terjebaknya ombak laut di daratan yang memiliki cekungan cukup dalam. Oleh karena terjebaknya ombak laut ini, maka air laut yang terperangkap di cekungan menjadi genangan seamacam telaga.



Pada Laguna Pantai Glagah ini pengunjung dapat menikmatinya dengan berperahu, naik rakit, atau berperahu kano. Perahu-perahu dapat disewa di tempat. Perahu-perahu dan laguna ini dikelola oleh sebuah perusahaan swasta. Kecuali Laguna, Pantai Glagah juga sering menjadi arena atau tujuan penggemar olahraga memancing, khususnya pemancing-pemancing pantai.

Sejauh mata memandang, hanya hamparan pasir hitam yang terlihat, tidak ada karang2 dipantai. Tetapi bila dibandingkan dengan pantai2 lainnya, menurutku Pantai Glagah sendiri masih bersih dan asri, belum banyak tersentuh manusia (hanya ramai pada hari libur sekolah atau hari libur besar saja).



Untuk harga tiket masuknya, pantai Glagah termasuk objek wisata yang murah. Satu orang dikenakan biaya Rp. 3000,- untuk mobil dikenakan biaya Rp. 5000,-. Itu adalah harga tiket yang murah (menurutku), hanya saja menuju kesananya yang agak ribet, harus pake kendaraan pribadi.

Semoga saja makin kesini, pantai ini makin komersil. Semakin banyak orang tahu, semakin banyak orang yang datang, maka semakin lengkap fasilitas di pantai ini... Tapi walaupun makin banyak yang datang, para wisatawan tetap peduli akan kelestariannya dan menjaga kebersihan serta keasrian pantai ini seperti pantai yang belum tercemar oleh apapun juga.... Amiiinnnn.....  ^o^




Minggu, 15 Januari 2012

Batagor RIRI


Baso Tahu, Batagor, Siomay.... hhmm... adalah kuliner khas Bandung. Salah satu kuliner khas Bandung yang selalu diburu para pecinta kuliner adalah batagor Riri. Citarasa dari batagor Riri memang khas dan enak... tahunya empuk, bumbu kacangnya enak, pedasnya pas, pokoknya Te-O-Pe Be-Ge-Te dech.... tapi urusan harga juga lumayan mahal... hehehe... Sampe kaget waktu bayarnya (tapi sudah terlanjur pesan... ya... tetep dibayarlah... masak ga jadi).


Batagor RIRI ini letaknya di Jl. Burangrang 41 Bandung, Telp 022-7303349. Batagor Riri yang mulai membuka usahanya sejak 1985 ini, juga telah mempunyai cabang di beberapa tempat di Bandung yaitu di Paskal Hypersquare, Jl Kebon kawung, Mode Plus (Setiabudi), Level Outlet (Dago) dan Sosis Kita (Pasirkaliki). Semua cabangnya memang hanya ada di kota Bandung. Buat yang di luar Bandung??? dateng aja ke Bandung ya....